Partai Nasdem

Tia Fitria Berikan Bantuan Untuk Masyarakat Di Dapilnya

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem), Tia Fitria berikan bantuan untuk masyarakat di 31 Kecamatan se-kabupaten bandung.

Ditengah pandemi virus corona, para pelaku usaha diminta untuk menghentikan aktivitas berjualannya.

Inilah menjadi cikal bakal massifnya masyarakat yang mendadak miskin, karena hilang pekerjaan. Terkini, jumlah masyarakat miskin di Indonesia bahkan hampir menembus 37 juta jiwa. Ancaman kelaparan menjadi lebih nyata bagi masyarakat saat ini, ketimbang covid-19 itu sendiri.

Melihat kondisi seperti ini, membuat hati anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat dari Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem), Tia Fitriani tergugah. Bersama tim Dulur Satia Kabupaten Bandung, dia terjun langsung merespon dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang tersebar di 31 kecamatan, se-Kabupaten Bandung yang merupakan daerah pemilihannya (dapil) pada Pileg 2019 lalu.

Tanpa menunggu komando dari pemerintah, Tia dan Dulur Satia berinisiatif menyalurkan bantuan secara mandiri guna meringankan beban masyarakat yang terdampak penanganan corona. Serta mencegah penyebaran virus, agar tidak meluas dan semakin menyengsarakan warga.

“Saya dan tim Dulur Satia Kabupaten Bandung merasa terpanggil, untuk turun langsung di tengah kancah peperangan melawan covid-19. Kami mulai bergerak sebelum PSBB Bandung Raya ditetapkan, menjawab permintaan bantuan dari masyarakat yang tersebar di 31 kecamatan. Mulai dari pengadaan jasa penyemprotan desinfektan, pengadaan hand sanitizer, sabun cuci tangan, serta alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis. Kita juga selalu menyiapkan 500 paket beras setiap harinya,” ujar Tia.

Politisi Nasdem ini berharap, apa yang dilakukannya dapat menambal kekurangan dari pemerintah dalam pemerataan pemberian bantuan bagi masyarakat yang terkena imbas penanganan corona. Mengingat yang terjadi saat ini, masih ada bantuan yang tidak tepat sasaran sehingga warga yang seharusnya masuk dalam kriteria penerima bantuan tetapi tidak terbagi.

“Meski pemerintah di seluruh tingkatan telah berusaha melakukan pendataan sebaik mungkin. Namun masih saja terjadi bantuan yang kurang tepat sasaran, sehingga muncul keluhan dari masyarakat. Apalagi di dapil saya, mereka yang seharusnya dapat, tapi tidak. Ruang kosong inilah yang berusaha saya dan tim Dulur Satia isi sesuai kemampuan kami, agar dapat meringankan beban masyarakat,” sambungnya.

Kendati demikian, Tia dan timnya sadar apa yang mereka lakukan masih tidak seberapa ketimbang kebutuhan yang ada di lapangan. Hanya saja paling tidak, dia berharap apa yang sudah dilakukan sedikitnya bisa meringankan beban, baik tenaga medis maupun masyarakat selama penanganan covid-19 berlangsung.

“Permohonan bantuan baik dari masyarakat, tenaga medis dan lain-lain kami coba penuhi. Walau mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan kebutuhan yang harus dipenuhi. Setidaknya dengan bersama bahu-membahu, mudah-mudahan bisa meringankan sedikit beban mereka,” harapnya.

Tia berharap, masyarakat bersama-sama mendukung pemerintah dalam memerangi covid-19, agar situasi krisis seperti sekarang dapat segera berakhir. Yakni dengan cara mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, melalui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebab menurutnya, program sebaik apapun yang dirilis pemerintah tanpa dukungan penuh dari masyarakat, pasti akan sia-sia.

“Ibaratnya kita sekarang sedang dalam kancah peperangan. Menghadapi musuh yang tidak terlihat, tetapi punya dampak nyata. Kalau peperangan fisik, kita harus keluar. Sekarang kita berperang dengan cara untuk tetap tinggal dirumah. Sekecil apapun yang kita perbuat. Seperti untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, itu sudah sangat membantu negara dalam memerangi covid-19,” ucapnya.

“Maka dari itu, kita harus bisa bersama-sama berjuang memeranginya. Semoga dengan kebersamaan dan keteguhan dalam mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap dirumah. Selalu menggunakan masker ketika beraktivitas. Rajin mencuci tangan dengan sabun serta mengikuti aturan dalam sosial dan physical distancing. Peperangan melawan covid-19 ini, Insyaa Allah bisa kita menangkan peperangan ini,” sambung Tia.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close