Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Adian Napitupulu Mengkritik Prabowo yang Meminta Pemerintahannya Tidak Diganggu

Partaiku.id – Adian Napitupulu, politisi dari PDI Perjuangan, menyatakan ketidaksetujuannya terhadap pernyataan presiden terpilih Prabowo Subianto yang menginginkan agar pemerintahannya kelak tidak diganggu.

Adian berpendapat bahwa penggunaan kata “mengganggu” sangat subjektif dan tidak memiliki alat ukur yang jelas.

“Tidak ada yang bisa mengukur itu. Istilah ‘mengganggu’ sangat subjektif dan tidak ada alat ukurnya,” ujar Adian.

Ia menekankan bahwa berbahaya jika membicarakan hubungan antar warga negara dengan alat ukur yang subjektif.

Menurut Adian, konsep mengganggu dan terganggu tidak bisa diukur secara objektif.

“Apakah saya tidur mendengkur dianggap mengganggu? Atau apakah suara musik dari pesta tetangga dianggap mengganggu? Tidak ada alat ukurnya,” kata Adian.

“Hal ini menjadi berbahaya ketika kita membahas hubungan antar warga negara dengan alat ukur yang subjektif.”

“Apakah ada alat ukur yang konstitusional dan undang-undangnya untuk istilah ‘mengganggu’? Tidak ada,” lanjutnya.

Oleh karena itu, menurut Adian, hal ini sangat rentan terhadap interpretasi yang bebas.

“Jika ada pernyataan atau kritik yang dikategorikan sebagai ‘mengganggu’ oleh Prabowo, apa alat ukurnya? Hanya dia yang tahu,” jelasnya.

Adian menegaskan bahwa penggunaan istilah ‘mengganggu’ tidak pantas dan memiliki potensi untuk menimbulkan rasa takut dan intimidasi.

“Menurut saya, istilah ‘mengganggu’ itu tidak pantas digunakan. Tidak pantas, tidak tepat, dan berpotensi menakut-nakuti serta mengintimidasi orang,” tutupnya.

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detect

Please consider supporting us by disabling your ad blocker