Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto menilai, jalannya roda pemerintahan akan jadi rumit jika ada partai yang sudah mendahulukan kepentingan Pilpres 2024 saat pemerintah tengah fokus mengatasi persoalan ekonomi.
Hal ini ia sampaikan merespons rencana Presiden Jokowi merombak atau me-reshuffle kabinet setelah Partai Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden.
“Di dalam sistem presidensial, menjelang Pemilu 2024 mengalami kerumitan ketika ada partai yang belum-belum sudah mendeklarasikan calon sementara kebijakan Presiden Jokowi lebih kepada aspek pembenahan persoalan perekonomian. Terlebih, calon tersebut merupakan antitesis dari Presiden,” kata Hasto, kemarin.
Hasto mengingatkan agar jajaran Kabinet Indonesia Maju fokus bekerja mendukung kebijakan-kebijakan Jokowi dalam mengatasi persoalan ekonomi.


