Partaiku.id – Muscab itu diikuti pengurus dari lima kabupaten/kota antara lain Medan, Asahan, Tanjungbalai, Sibolga, dan Pakpak Bharat. Di tengah agenda muscab tersebut, puluhan kader Demokrat yang hadir di acara tersebut dan panitia sempat terlibat keributan.
Saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut, Sekretaris DPD Demokrat Sumut, Yudha Johansyah mengklaim hanya sempat terjadi miskomunikasi antara panitia dengan kader Demokrat. Secara keseluruhan, sambungnya, muscab itu berlangsung kondusif.
“Hari ini DPD Partai Demokrat Sumut melaksanakan musda cabang serentak gelombang ketiga. Ada miskomunikasi antara pihak panitia dengan pihak DPC Medan, ” kata Yudha.
Menurut Yudha di dalam organisasi biasa terjadi dinamika. Di acara tersebut, para kandidat Ketua DPC mengajukan berbagai syarat yang telah ditetapkan DPP Demokrat.
“Biasa organisasi terjadi dinamika yang seperti tadi kawan-kawan saksikan. Ada miskomunikasi antara pihak panitia dengan pihak DPC Medan. Kami tetap menegakkan aturan yang berlaku di Partai Demokrat, ” ujarnya.
Yudha menerangkan keributan terjadi ketika panitia acara dan satgas rajawali mengamankan pelaksanaan muscab. Tiba-tiba, sambungnya, Ketua DPC Demokrat Medan Burhanuddin Sitepu yang menjadi salah satu ketua kandidat datang bersama PAC dan para pendukungnya.

