• Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Partaiku.id
  • PDIP
  • GOLKAR
  • GERINDRA
  • DEMOKRAT
  • PKS
  • PKB
  • NASDEM
  • PAN
No Result
View All Result
  • PDIP
  • GOLKAR
  • GERINDRA
  • DEMOKRAT
  • PKS
  • PKB
  • NASDEM
  • PAN
No Result
View All Result
Partaiku.id
No Result
View All Result

Home DPR Akui Ada Negosiasi, Tradisi 1 Perempuan di KPU-Bawaslu Dikritik

DPR Akui Ada Negosiasi, Tradisi 1 Perempuan di KPU-Bawaslu Dikritik

by Partaiku 008
February 18, 2022
in Partai Amanat Nasional, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Golongan Karya, Partai Nasdem, Partai Persatuan Pembangunan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

DPR Akui Ada Negosiasi, Tradisi 1 Perempuan di KPU-Bawaslu DikritikPartaiku.id – Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengkritisi tradisi yang masih dipertahankan oleh KPU dan Bawaslu terkait komposisi komisioner, yakni, hanya satu perempuan saja yang menjadi komisioner. Diketahui, dari 7 komisioner KPU periode 2022-2027 hanya terdapat satu perempuan yakni Betty Epsilon Idroos. Sedangkan dari 5 anggota Bawaslu periode 2022-2027 hanya ada satu perempuan yakni Lolly Suhenty.

“Kami sangat menyayangkan keputusan DPR yang kembali mempertahankan tradisi yang tidak elok, yakni hanya memilih 1 orang perempuan sebagai anggota KPU dan Bawaslu,” kata peneliti Perludem Fadli Ramadhanil dalam keterangannya, Kamis (17/2).

Padahal, kata Fadli, di tengah dorongan publik yang kuat, mestinya ada anggota perempuan di KPU dan Bawaslu yang berkompeten dan berintegritas.

BacaJuga

Aria Bima Tekankan Revolusi Mental sebagai Kunci Aktualisasi Pancasila di Era 2025

Pemprov DKI Anggarkan Rp 55 Miliar untuk Perbaikan Halte TransJakarta dan Stasiun MRT

Fadli juga menyebut bahwa Komisi II DPR sebenarnya memiliki kesempatan untuk melaksanakan mandat UU Pemilu memilih 30 persen perempuan dari komposisi anggota KPU dan Bawaslu.

“Adanya Ketua DPR perempuan untuk pertama kalinya ternyata juga tidak berdampak signifikan terhadap sikap politik parpol di parlemen, terhadap pemenuhan keterwakilan perempuan di KPU dan Bawaslu,” ucap Fadli.

Page 1 of 2
12Next
Tags: DPR Akui Ada NegosiasiKPU-BawasluLolly SuhentyTradisi 1 Perempuan di KPU-Bawaslu Dikritik
Previous Post

Mantan komisioner KPU Sindir Seleksi KPU-Bawaslu di DPR: Nuansa Politik Lebih Menonjol

Next Post

Prabowo Wanti-wanti Tak Ada Kebocoran, Anggaran Pertahanan Tertinggi

Related Posts

Aria Bima Tekankan Revolusi Mental sebagai Kunci Aktualisasi Pancasila di Era 2025

September 22, 2025
0

Pemprov DKI Anggarkan Rp 55 Miliar untuk Perbaikan Halte TransJakarta dan Stasiun MRT

September 1, 2025
0

Novita Wijayanti: Pidato Presiden Tegaskan Komitmen Antikorupsi, Rp300 Triliun Anggaran Berhasil Diamankan

August 17, 2025
0
  • Disclaimer
  • Hasil Sementara Polling Pilkada 2020
  • Indeks
  • Kode Etik
  • MFCTeam Network
  • Partaiku.id
  • Partaiku.id – Berita Partai Terlengkap
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Privacy Policy
  • Team
  • Tentang Kami

© 2020 Partaiku.id - Design by MFC.

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Hasil Sementara Polling Pilkada 2020
  • Indeks
  • Kode Etik
  • MFCTeam Network
  • Partaiku.id
  • Partaiku.id – Berita Partai Terlengkap
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Privacy Policy
  • Team
  • Tentang Kami

© 2020 Partaiku.id - Design by MFC.