“Ya itu kan hak pribadi, siapapun bisa mendaftar ke partai lain, soal sanksi sih tanyakan langsung ke DPP karena dia (Nofel) kan orang DPP, kalau kami hanya menunggu perintah dari DPD dan DPP Golkar,” kata Farabi.
Nofel Saleh Hilabi merupakan anggota Golkar yang membidangi Kepemudaan.
Pada Pemilihan Legislatif lalu, Nofel mendaftarkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Golkar.
Namun kini, jelang Pilkada Depok 2020, Nofel justru banting stir untuk maju sebagai bakal calon Pilkada Depok dari PDIP.
Konflik internal dalam tubuh Golkar dijadikan Nofel sebagai alasan dirinya mencalonkan diri di PDIP.
Namun Farabi menampik hal tersebut, menurut Farabi, konflik adalah hal yang lumrah.
“Jangankan di partai, sesama tetangga saja bisa ada konflik. Golkar masih tetap satu,” papar Farabi.
Masih dipercaya
Banyaknya pihak external yang daftar sebagai bakal calon (balon) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok 2020 ke PDIP, dikatakan Sekretaris DPC PDIP Kota Depok, Ikravany Hilman sebagai hal yang biasa.
Sebab, penjaringan Pilkada seperti ini bukanlah hal baru bagi partai besutan Megawati Soekarno Putri ini.


