“(Penjaringan terbuka) ini sudah jadi kebijakan partai untuk melakukan rekruitmen secara terbuka,” kata Ikravany kepada Warta Kota saat ditemui di Universitas Indonesia, Depok, Selasa (24/9/2019).
Efeknya, Ikra mengatakan akan ada banyak orang dari luar partai atau non partai yang mendaftar ke PDIP.
Hal tersebut lantas dianggap Ikra sebagai hal hang positif, pertama adalah akan menambah jumlah kader partai.
“Kedua, orang berarti masih percaya sama PDIP,” papar Ikra.
Apakah nantinya penjaringan terbuka ini akan menghasilkan calon terbaik, dikatakan Ikra merupakan salah satu cara mencari kepala daerah yang berprestasi
Dengan adanya metode seperti ini, Ikra mengaku pihaknya menyerahkan keputusan kepada para pendaftar untuk tetap berbendera PDIP meski mungkin nantinya tak terpilih sebagai calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota.
“Karena masih banyak arena lain untuk berbuat untuk orang banyak, enggak harus jadi Wali Kota,” tutur Ikra.


