• Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Partaiku.id
  • PDIP
  • GOLKAR
  • GERINDRA
  • DEMOKRAT
  • PKS
  • PKB
  • NASDEM
  • PAN
No Result
View All Result
  • PDIP
  • GOLKAR
  • GERINDRA
  • DEMOKRAT
  • PKS
  • PKB
  • NASDEM
  • PAN
No Result
View All Result
Partaiku.id
No Result
View All Result

Home Kenangan Sejarah Prabowo dengan Partai Golkar Sebelum Lahirnya Gerindra

Kenangan Sejarah Prabowo dengan Partai Golkar Sebelum Lahirnya Gerindra

by PartaiKu.id
October 16, 2019
in Berita Pilihan, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Golongan Karya

“Kami ingin mungkin ada tim untuk lanjutkan pembicaraan kerja sama di hari mendatang, tapi intinya kita ingin ada kerukunan di antara tokoh-tokoh bangsa,” timpal Prabowo.

Jejak politik Prabowo Subianto terlacak sejak 2004 saat ia mengikuti konvensi calon presiden dari Partai Golkar. Dulu, saat Golkar masih jaya-jayanya di era Orde Baru, Prabowo justru tidak terlalu akrab dengan kancah politik. Ia menekuni jalan hidupnya sebagai tentara selama lebih dari seperempat abad.

Setelah rezim mertuanya kala itu, Soeharto, runtuh akibat Reformasi 1998, karier militer Prabowo menyusul jatuh. Ia “diberhentikan dengan hormat”. Semasa peralihan pemerintahan, Prabowo meninggalkan Indonesia, lalu menetap di Yordania dan sejumlah negara lainnya untuk berbisnis.

BacaJuga

Novita Wijayanti: Pidato Presiden Tegaskan Komitmen Antikorupsi, Rp300 Triliun Anggaran Berhasil Diamankan

Usulan Gubernur Ditunjuk Pusat, Golkar Ajukan Dua Skema Alternatif Pilkada

Menjelang Pilpres 2004 Prabowo kembali dan memulai karier baru di belantika perpolitikan nasional. Ia maju dalam konvensi capres Partai Golkar yang digelar pada 2003. Akbar Faisal dalam The Golkar Way (2007) mengungkapkan, Prabowo lolos hingga babak akhir bersama 6 kandidat lainnya setelah menyingkirkan puluhan peserta.

Prabowo saat itu mendapatkan dukungan dari 14 provinsi, terendah kedua setelah Sultan Hamengkubuwana X yang disokong 7 provinsi. Di posisi teratas ada Aburizal Bakrie (28 provinsi), kemudian Surya Paloh (27 provinsi), Wiranto (25 provinsi), Akbar Tandjung (23 provinsi), dan Jusuf Kalla (20 provinsi).

Page 2 of 5
Prev123...5Next
Tags: #Gerindra#Golkar#Sejarah
Previous Post

Ketua Umum Partai Gerindra Ajak Partai Golkar Berkompetisi

Next Post

Kepemimpinan Anies Selama 2 Tahun, NasDem Minta Warga Ibu Kota Menilai

Related Posts

Novita Wijayanti: Pidato Presiden Tegaskan Komitmen Antikorupsi, Rp300 Triliun Anggaran Berhasil Diamankan

August 17, 2025
0

Usulan Gubernur Ditunjuk Pusat, Golkar Ajukan Dua Skema Alternatif Pilkada

July 28, 2025
0

Kosgoro Ingatkan Putusan Pemisahan Pemilu Tak Boleh Bertentangan dengan Konstitusi

July 18, 2025
0
  • Disclaimer
  • Hasil Sementara Polling Pilkada 2020
  • Indeks
  • Kode Etik
  • MFCTeam Network
  • Partaiku.id
  • Partaiku.id – Berita Partai Terlengkap
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Privacy Policy
  • Team
  • Tentang Kami

© 2020 Partaiku.id - Design by MFC.

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • Hasil Sementara Polling Pilkada 2020
  • Indeks
  • Kode Etik
  • MFCTeam Network
  • Partaiku.id
  • Partaiku.id – Berita Partai Terlengkap
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Privacy Policy
  • Team
  • Tentang Kami

© 2020 Partaiku.id - Design by MFC.