“Karena yang menyatukan kami adalah kesepakatan gagasan dan ide untuk membangun Indonesia,” katanya.
Lebih lanjut, ia menerangkan, komitmen kerja sama tiga parpol itu merupakan langkah awal bagi terbangunnya koalisi bersama jelang Pemilu 2024.
Walaupun pagelaran Pemilu 2024 masih dua tahun lagi, Ace berkata, komitmen kerja sama tiga parpol itu mengisyaratkan keseriusan untuk membangun platform, gagasan, serta ide yang akan disepakati bersama dalam perjuangan melanjutkan pembangunan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat.
“Ketiga partai politik telah memiliki pengalaman dalam pemerintah dan dalam dinamika politik bangsa,” ucap dia.
Ace juga menyampaikan, dua pagelaran pilpres terakhir menyisakan trauma yang mendalam, di mana terjadi pembelahan sosial serta polarisasi yang tidak kunjung sembuh meskipun pemilu sudah usai.
Menurutnya, semarak politik identitas juga telah mewarnai lanskap politik Indonesia di dua pagelaran pilpres terakhir.
“Pembelahan sosial ini seperti sulit dijembatani karena dua kutub yang esktrim terus terlibat pertengkaran dan saling caci maki hingga saat ini. Pertengkaran yang tidak ada sumbangsih apa pun untuk kemajuan bangsa,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu.


