Dalam pertemuan Golkar, PAN, dan PPP, munurutnya, juga terjalin kesepakatan bahwa situasi serupa tidak boleh terjadi di Pemilu 2024. Menurutnya, pihaknya ingin pemilu menjadi ajang kontestasi ide, gagasan, rekam jejak, dan prestasi demi menjadikan Indonesia lebih makmur, kaya, dan maju di masa depan.
Kalaupun ada persaingan, lanjutnya, maka hal itu harus berbentuk persaingan yang sehat yang usai setelah pemilu berakhir.
“Untuk itu kami namakan koalisi ini sebagai Koalisi Indonesia Bersatu. Karena kalau mau membangun, mau maju, mau makmur, tidak akan bisa diperoleh secara maksimal kalau kita tidak kembali bersatu,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Ketum PPP Suharso Monoarfa menghelat pertemuan di Menteng, Jakarta pada Kamis kemarin (12/5).
Mereka mengakui membahas koalisi Pilpres 2024. Ketiganya pun saling menggenggam tangan satu sama lain sambil berpose untuk berfoto di depan jurnalis.
“Koalisi untuk perkuat persatuan,” kata Zulhas sambil tertawa.
Tak mau kalah, Suharso turut menimpali celetukan Zulhas tersebut.
“Untuk melanjutkan pembangunan,” timpal Suharso sambil tersenyum.Airlangga Hartarto juga memastikan ketiga partai akan memulai kerja sama dari level pusat hingga kabupaten/kota. Salah satunya dengan saling menyamakan program.


