Andri mengatakan, masuknya PAN dalam lima besar partai dengan elektabilitas tertinggi cukup menarik. Sebab, PAN bukan merupakan koalisi pemerintah yang mendominasi di DPR.
Meski begitu, Andi menuturkan, survei ini juga menemukan bahwa pilihan masyarakat masih belum sepenuhnya mengakar pada nilai ideologi yang dimiliki setiap parpol. Hal ini dibuktikan dengan tingkat kesukaan dan kedekatan masyarakat (Party ID) yang masih rendah kepada parpol.
“Survei ini menemukan tingkat kesukaan dan kedekatan masyarakat pada partai politik hanya pada angka 33,2 persen. Sementara itu, sebanyak 59,4 persen masyarakat Indonesia belum merasakan kesukaan dan kedekatannya dengan partai politik,” kata dia.


