Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al-Habsyi mengatakan, pertemuan itu tidak mempengaruhi koalisi partainya bersama dengan Demokrat dan Nasional Demokrat (NasDem).
“(Merubah koalisi) Enggaklah, koalisi sudah rapih udah bagus. Kami bertiga sudah solid, insya Allah moga-moga Pak Airlangga nambah nah itu lebih cakep lagi, lebih bagus,” kata Aboe Bakar kepada wartawan di Kantor DPP PKS, Jakarta, Senin (1/5/2023).
Selain itu, pertemuan tersebut dinilainya bagus dalam silaturahmi kebangsaan dan merupakan hak semua partai dalam melakukan kunjungan silaturahmi.
“Pertemuan Demokrat dengan Pak Airlangga itu sangat bagus sekali karena itu bagian daripada silaturahmi kebangsaan, itu hak semua anak bangsa dan partai-partai, mencari titik temu dialog untuk memikirkan NKRI,” ujarnya.
“Jadi semua punya share yang terbaik, apalagi kepada Pak SBY presiden kita dua periode,” sambungnya.
Pada pertemuan tersebut, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku, ada pembahasan yang disepakati dalam diskusi tersebut. Dia menyebut, kesepakatan itu mengenai keberlangsungan pemilu dan pascapemilu 2024 mendatang.