Menurut Rico, jumlah responden yang setuju presidential threshold sebesar 0 persen juga merata di seluruh tingkat pendidikan. Jumlah responden tidak tamat SD yang setuju presidential threshold 0 persen yakni 52,8 persen, tamat SD 35,2 persen, tamat SMP 38,9 persen, tamat SMA 41 persen, serta tamat diploma ke atas 37,4 persen.
Jumlah responden dari kalangan laki-laki yang setuju presidential threshold 0 persen sebanyak 42,1 persen, dan responden perempuan yang setuju presidential threshold 0 persen mencapai 37,6 persen.
Survei dilakukan Median sepanjang 1-7 Maret 2022 terhadap 1.200 responden yang memiliki hak pilih di Pemilu 2024 mendatang. Margin of error survei ini sekitar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berdasarkan UU Pemilu, ambang batas pencalonan presiden angka minimal bagi partai politik atau gabungan parpol untuk mengusung pasangan capres-cawapres. Yakni, 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional.
(mts/bmw)


