Berita PilihanPartai Gerakan Indonesia Raya

Gerindra Meminta PKS Berpikir Positif Dalam Pencalonan Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta

Politikus PKS menduga ada pihak yang menghalang-halangi mereka dalam urusan pencalonan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Gerindra meminta PKS berpikir positif.

“Saya justru berpikir nggak baik kalau cara seperti itu dilontarkan. Biasakanlah berpikir positive thinking,” kata tim panelis perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Syarif kepada wartawan, Jumat (9/8/2019).

Nasir Djamil dalam hal ini tak membeberkan pihak yang diduga menghalang-halangi PKS duduk di kursi Wagub DKI Jakarta Maka itu, Syarif mengatakan PKS sebaiknya tak membuat persepsi negatif. 

“Dia sendiri kan bilang tidak tahu persis siapa yang menghalangi. Artinya, itu hanya persepsi aja pikiran dia. Malah saya ingin mengatakan dalam situasi seperti ini harusnya tidak boleh menduga atau membuat persepsi negatif seperti itu, malah makin tidak kondusif,” ujarnya.

Syarif mengatakan proses di DPRD DKI tinggal finalisasi sebelum digelar paripurna, meski sampai saat ini tak kunjung terealisasi. Syarif menjabarkan faktor-faktor yang membuat proses di DPRD ‘molor’.

“Seperti saya sering katakan itu sudah tahap hampir final dilakukan paripurna, cuma ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya harus dimengerti dan dipahami. Misalnya penyebabnya anggota kemarin itu masih pileg, sekarang memasuki APBD Perubahan besok Senin, kemarin sibuk kunker, itu penyebabnya, riil itu tidak mengada-ada,” tegas Syarif.

“Kalau melontarkan seperti itu kan jadi mirip-mirip PSI-lah. Mestinya teman-teman PKS tingkat wilayah di-briefing oleh pusat dipanggil, apa sih masalahnya, bukan melontarkan seperti itu,” lanjut dia.

Sebelumnya, Nasir Djamil menyebut ada pihak yang menghalang-halangi mereka dalam urusan pencalonan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dia mengatakan pihak tersebut mencoba melanggar kesepakatan Gerindra-PKS.

“Saya juga nggak tahu (kenapa Anies belum dapat pendamping), sepertinya ada upaya untuk membolak-balikkan sesuatu yang sudah diatur, sesuatu yang sudah disepakati. Sepertinya ada kekuatan tertentu yang menghalang-halangi PKS menjadi wagub mendampingi Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta),” kata Nasir di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/8).

Show More
Back to top button

Adblock Detect

Please consider supporting us by disabling your ad blocker