Zulhas pun mengingatkan bahwa PAN merupakan partai berpaham nasionalis dan religius yang berdasarkan moral agama dengan sifat terbuka, inklusif, dan berjuang untuk segenap masyarakat Indonesia tanpa pandang bulu.
“Itu pula yang harus dipegang dan diperjuangkan oleh BM PAN,” ujar Zulhas.
Untuk diketahui, Pasha telah menjadi kader PAN selama ini. Ia terpilih menjadi Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) mendampingi Hidayat setelah menang Pilkada Palu 2015.
Kala itu, pasangan Hidayat-Pasha diusung oleh duet PKB dan PAN. Namun, upaya Pasha untuk meningkatkan karier politiknya buntu setelah ia gagal mencalonkan diri menjadi calon Wakil Gubernur Sulteng karena tidak memenuhi persyaratan di Pilkada 2020 silam.
Kini, Pasha pun disebut menjadi salah satu bakal calon Gubernur DKI Jakarta yang bakal diusung oleh PAN di Pilkada 2024 mendatang.
(mts/isn)


