“Yang jelas, kemistri di antara kami terbangun dengan baik komunikasi, silahturahmi, yang semua itu sebenarnya kami dedikasikan mendiskusikan hal-hal yang bisa diperbaiki untuk Indonesia ke depan. Karena kita tahu, banyak sekali permasalahan hari ini yang bisa kita carikan solusinya bersama dan itu membutuhkan kesamaan visi, kesamaan spirit dan juga dibungkus dalam sebuah narasi perubahan dan perbaikan,” sambungnya.
Oleh karena itu, dirinya berharap agar ke depan komunikasi keduanya itu dapat semakin intensif. Karena, ia mengaku, saat ini sama-sama sedang berikhtiar.
“Saya tidak tahu, kita ini sama-sama sedang berikhtiar dan menjemput takdir. Dalam politik segalanya mungkin terjadi, yang bisa kita lakukan adalah mempersiapkan diri dan ikhtiar agar terjadi koalisi perubahan dan tentunya bisa direpresentasi oleh tokoh-tokoh yang bisa membawa itu semua,” tutupnya.


