Huda yang juga terpilih sebagai anggota DPR RI Periode 2019-2024 ini mengatakan, ada lima tugas berat yang ditanggung wakil ketua DPRD dan ketua fraksi PKB di DPRD Jawa Barat. Lima tugas keumataan dan kerakyatan tersebut antara lain, fraksi dalam setiap sikap, pandangan dan solusi politiknya harus mendasarkan pada kemaslahatan umat yang tertuang dalam hasanah fikrah kaidah fiqhiyah. “Kedua, fraksi menjadi juru bicara partai dalam semua persoalan umat dan rakyat. Ketiga, fraksi menjadi pusat mengadu dan melayani rakyat,” kata Huda.
Keempat, fraksi harus kritis dan produktif. Kelima, fraksi menjadi laboratorium politik agar menimbulkan sinergitas antara rakyat, partai dan pemerintah daerah untuk menyelesaikan masalah. Sementara itu, Oleh Soleh mengaku sangat bersyukur dengan kepercayaan yang dimandatkan PKB kepadanya sebagai Wakil Ketua DPRD. “Sesuai dengan tugas yang amat berat Ini, insya Allah saya dan empat pimpinan lainya akan membawa parlemen Jabar ke arah lebih baik, serta melanjutkan hal yang sudah baik. Kita juga akan melakukan kolaborasi dengan eksekutif,” kata dia.
Selain itu, Oleh mengatakan, fraksi PKB akan memaksimalkan fungsi dan kewenanganya untuk mengarahkan anggaran bagi rakyat, peningkatan IPM, pemerataan pembangunan, penguatan kemajuan desa dan mendorong kemajuan lembaga-lembaga keagamaan. “Saya akan mendorong lembaga untuk memaksimalkan fungsi dan kewenangannya seperti hak bertanya kepada eksekutif jika ada kebijakan yang menyimpang,” kata Oleh.


