“Tambahan angket pansus waktunya sangat mepet sedangkan situasi berjalan, apalagi mau lebaran semakin akan menimbulkan kegaduhan,” kata dia
Sebagai gantinya, lanjut Nasim, Komisi VI DPR kini telah sepakat akan membentuk Panja Pangan dan Barang Kebutuhan Pokok. Upaya itu menjadi bagian dari upaya mengungkap sosok yang disebut mafia dalam kasus kelangkaan minyak goreng beberapa waktu lalu.
“Langkah cepat saat ini terpenting sinergitas pemerintah dan aparatur penegak hukum untuk membuka dan memproses mafia minyak dan lain-lain selama ini,” katanya.
Fraksi PKS DPR sebelumnya mengaku mengusulkan pembentukan hak angket dan pembentukan panitia khusus (pansus) terkait kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng di pasar dalam beberapa waktu terakhir.
PKS menilai kasus kelangkaan minyak harus diungkap ke publik secara transparan, kendati ketersediaannya saat ini mulai terpenuhi.
“Fraksi PKS DPR, mengambil langkah politik dengan mengusulkan hak angket, DPR tentang kelangkaan dan kemahalan harga minyak goreng,” ujar anggota Komisi IV DPR dari fraksi PKS, Andi Akmal Pasluddin, Jumat (18/3).
(thr/ain)


